Deal with ur guilty feelings

Kemarin, gue baru nonton preview film The Flood di BlitzMegaplex…
Lagi-lagi cerita bencana akibat alam yang ‘terusik’, (maklum Global Warming lagi happening)…
Cerita menegangkan, tapi ada sisi humanisnya…

Ada satu tokoh yang ‘menyentil’ gue… Namanya Hopkins, kerjaan dia, tuh, ahli yang memantau keadaan alam, seperti perkiraan badai, peringatan dini akan bencana (gue nggak tau istilahnya, pokoknya semacam itulah).
Nah, yang membuat dia jadi menarik bagi gue adalah, ketika dia akhhirnya bunuh diri karena nggak sanggup menahan perasaan bersalah, secara tidak langsung membunuh puluhan ribu juta jiwa karena perkiraannya yang salah.

Kita seringkali memang tidak dapat menghadapi rasa bersalah sendiri. Ketika sebuah kesalahan terjadi, bukannya kita berusaha menebus dengan memperbaiki kesalahan itu, melainkan menyerah, merasa gagal, dan menyalahkan diri sendiri.
Tapi yang ditanggung Hopkins memang berat, bagaimana rasanya coba karena kesalahan prediksi arah badai, ia membuat sebagian besar kota London terbenam air sampai 6-8 meter dan banyak orang meninggal…
Ironisnya dia malah milih bunuh diri, padahal kemampuannya masih bisa berguna untuk menghentikan atau meminimalisir bencana tersebut…

Lari dari kesalahan dan masalah tampaknya memang selalu lebih mudah dibandingkan menghadapinya…

20 Maret ’08

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s