H I D U P

Hidup tidak memberi pilihan.
Tidak bisa memilih kelamin. Tidak bisa memilih nama. Tidak bisa memilih orangtua. Tidak bisa memilih tidak menangis.
Tidak bisa memilih berjumpa kembali dan dikenali oleh orang tercinta di kehidupan sebelumnya.
(Three More Days, DMA)

Yups, that’s live…
Never thougth until i read that and realize it’s true…

Hidup katanya penuh dengan pilihan, mau jadi orang baik atau jahat, mau jadi orang rajin atau malas, mau jadi orang sukses atau gagal semua tergantung pada pilihan kita.

Akan tetapi, ternyata hidup juga tidak memberi pilihan. Tidak ada pilihan untuk lahir atau tidak dilahirkan, tidak ada pilihan untuk memilih latar belakang keluarga, memilih ayah dan ibu, memilih jadi manusia, hewan, tumbuhan, atau benda mati.

Lantas, hidup ini untuk apa? Sekedar dijalani karena sudah telanjur dilahirkan?
Atau, untuk mencapai sesuatu yang belum kita capai di kehidupan sebelumnya? Jika takdir memang ada, untuk apa berbuat segala sesuatu kalau semua memang sudah ditakdirkan?

Rupanya kita cuma diberi pilihan untuk memilih dengan cara apa kita menjalani hidup yang tidak memberi pilihan…

Such a complicated thing called LIVE…

23 Juni 2006

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s