Ketika susah tidur…

Semalam, saya (masih) susah tidur.

Nggak tahu kenapa, apakah karena jam tidur yang sudah terlanjur bergeser waktu sakit dulu atau karena pengaruh obat? Pokoknya sejak dapat suntikan itu saya jadi susah tidur… *Sugesti aja apa?* Sebelum jam menunjukkan waktu orang-orang sahur, mata ini masih terus nggak bisa terpejam.

Kesalnya, saat-saat itu pikiran malah melayang-layang kemana-mana yang bikin makin susah tidur. Kepikiran ide tulisan, kepikiran hal yang belum dilakukan, kepikiran mau ngapain aja, kepikiran barang ini ada di mana, bahkan kepikiran pantun (Loh?)… Pokoknya, dari yang penting sampai nggak penting sama sekali.

Malah semalam, konyolnya, saya sempat bilang pada diri sendiri “Ayo, konsentrasi untuk tidur. Jangan mikir kemana-mana!” Setelah dipikir-pikir, mana bisa tidur kalau masih konsentrasi??? *DUDUL*

Duh, kira-kira malam ini masih susah nggak, yah? Bisa gawat kalau begini terus, nih. Apalagi saya ada darah rendah, bisa sakit kepala di kantor roman-romannya, nih!

Jadi, gimana, dong?!

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s