Serangan rindu

Hari ini, minggu pagi…

Tiba-tiba rasa yang sejak Jumat malam lalu menyergap kembali datang.

Rindu…

Satu kata itulah yang mengganggu.

Rindu I: Jumat, 19 Juni 2009

Malam ini, saya mendapat tugas liputan pre-concert Paragita UI di Goethe Haus Institute. Terpukau dengan suara mereka, tetapi lebih terkesan dengan memori yang ada di tempat itu. Di auditorium yang sama, saya pernah begitu akrab dengan panggung, kursi, lampu, dan backstage-nya ketika kuliah dulu. Kami, Teater Pagupon, pernah menggelar pertunjukkan di sana.

Kebetulan, weekend ini, anak-anak Pagupon memang ada workshop di Puncak. Sayangnya, saya harus bekerja di Jumat malam dan Sabtu siang, jadi tidak bisa hadir dan berkumpul di atas.

5

Rindu II: Sabtu, 20 Juni 2009

Hari ini sahabatku berulang tahun. Berhubung pagi sampai sore saya berkeliling Jakarta mencari tempat untuk acara kantor, lewat maghrib baru saya dapat menyambangi rumahnya.

Niat awal cuma ingin bertemu dan mengucapkan selamat langsung, ternyata berbuntut menjadi foto bersama, tiup lilin, dan potong kue, lalu ditutup dengan makan malam bersama keluarganya.

Melihat angka pada kue ulang tahunnya, memandang dia, keluarganya, dan semua hal di rumahnya, membawa saya pada kenangan kanak-kanak di mana saya biasa menghabiskan waktu di sana (hampir) setiap pulang sekolah. Dengan seragam merah-putih atau hijau kotak-kotak kami berjalan di gang itu, melewati lapangan itu, bernyanyi dan tertawa…

3

Rindu III: Minggu, 21 Juni 2009

Kembali di hari ini, Minggu, saya menelusuri foto-foto dalam album di FB dan melihat telah begitu banyak kenangan yang sudah saya lewati dan terekam dalam gambar.

Beberapa kenangan membawa senyum, beberapa menyimpan luka di baliknya, tetapi semua membuat saya mensyukuri bahwa saya telah melaluinya.

Beberapa di antaranya membuat saya ingin kembali mengulang kenangan, kembali merasakan perasaan yang saya ingat saat melihatnya…

kangen libur bareng begini lagi...
kangen libur bareng begini lagi...

we're the traveller
we're the traveller

silembar, always...
silembar, always...

Wah, weekend ini saya benar-benar mendapat serangan rindu bertubi-tubi…

Advertisements

One thought on “Serangan rindu

  1. hehe.. kalau si lembar siy masi tetep eksis dong.. i love spending time with you, dari mulai ngopi bareng, makan pancake, donat, nemenin liputan, hihihi.. jangan lupa janji kita niy makan siang di setiabudi abis ganjian πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s