Tugas ke Manado

Halo… Hola… Helo…

Here I am, back from Manado!

Fiuuwh, perjalanan tugas yang melelahkan, baik hati maupun badan… Tapi berikut ada beberapa cuplikan yang sedikit menghibur…

Tiba di Bandara Sam Ratulangi
Tiba di Bandara Sam Ratulangi

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan selama 3 jam 10 menit, saya tiba juga di Bandara Sam Ratulangi. Waktu setempat menunjukkan pukul 9 WITA, lebih cepat 1 jam dibandingkan waktu di Jakarta.

Monumen Tuhan Yesus Memberkati
Monumen Tuhan Yesus Memberkati

Patung di atas saya itu cuma miniatur patung sebenarnya yang berada tepat di atasnya. Karena terlalu besar, setinggi 30 meter, nggak mungkin kalu berfoto di bawahnya patungnya kelihatan. Jadi di bawah patung utama yang super besar itu terdapat taman kecil berisi patung-patung malaikat dan patung Yesus Memberkati versi mini :p kekeee… Lalu, di sepanjang perjalanan mendaki menuju ke sana terdapat gambar-gambar untuk ibadat Jalan Salib.

Akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di Bunaken
Akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di Bunaken

Kecewa karena panitia tidak menjadwalkan kami (para wartawan) untuk ke Bunaken, saya dan beberapa teman wartawan memutuskan ke sana sendiri setelah jadwal liputan berakhir di hari ke-3 (hari terakhir) kami di Manado. Jam 6 WITA kami sudah tiba di pelabuhan untuk mencari dan menawar kapal yang bissa membawa kami ke Bunaken. Perjalanan ke sana cuma memakan waktu 45 menit saja daaaaan lautnya memang indaaah banget. Nggak rugi, deh, tidur cuma 2 jam demi bela-belain ke sana. Sayangnya, karena keterbatasan waktu, kami cuma bisa jalan-jalan ke taman lautnya dan makan di pinggir pantai, nggak sempat snorkeling or diving….

Laut Bunaken yang 3 warna
Laut Bunaken yang 3 warna

Tiga hari berada di sana seperti mimpi saja (karena terlalu cepat, untuk kerja pula) dan hari ini saya sudah beraktivitas kembali di kantor di Jakarta. Pokoknya, saya berniat kembali lagi ke sana untuk jalan-jalan!

Advertisements

4 thoughts on “Tugas ke Manado

  1. wah, raja ampat saya malah belom, neh…
    dan katanya, sih, masih lebih bagus raja ampat, kok, dari bunaken 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s