Mean Girls…

Girls can be so mean… He he…

That’s rite 😛

Bekerja di kantor yang mayoritas isinya cewek, lama-lama, sadar atau nggak, kita akan menemui kenyataan tersebut. Nggak melulu dalam konteks menyeramkan, sih, tapi terkadang, cewek-cewek kalau sudah ngumpul suka nggak sadar telah melakukan sesuatu yang mean. Upss…

Mouth to mouths

Barusan saja salah seorang teman mengomentari satu band pendatang baru. Memang, sih, jujur, dari segi penampilan, anggotanya, tuh, ‘ancur’ abis. Kalau biasanya front man alias vokalis sebuah band itu yang paling kinclong, ini malah yang paling nggak beres.

Satu berkomentar, berita beredar, maka yang lain segera tergoda menimpali. Akhirnya, selama beberapa saat, band itu akan menjadi topik celaan kami. Komentarnya beragam, mulai yang masih manusiawi sampai yang beneran tega, he he he…

Biasanya, sih, setiap album pendatang baru yang masuk ke redaksi nggak pernah selamat dari komentar dan kritik usil. Baik penyanyi dalam maupun luar negeri, masing-masing, mendapatkan perlakuan yang sama. Saya, sih, biasanya ambil bagian dalam ketawa-ketawanya saja. Kecuali, beneran parah banget yang sampai lidah ini gatal ingin bergerak (hahaa…).

Tapi setelahnya, saya suka ngerasa bersalah. Bukannya sok suci atau sok baik, tapi memang kalau mau peduli bagaimana usaha mereka sampai rekaman dan merilis album, tentu saja nggak mudah. Siapa tahu, selain tampang yang kurang mendukung, karya mereka beneran bagus.

Ada, sih, beberapa band yang awalnya kami cela, tapi kemudian sukses di pasaran karena musiknya beneran bagus. (Walaupun kemungkinannya 1:100, sih. Jarang maksudnya!) Beberapa malah nggak pernah kami lihat di TV atau dengar di radio, karam dan tenggelam begitu saja.

Devilhood

Itu baru urusan band pendatang baru. Kalau menyangkut masalah personal, jangan ditanya menyeramkannya para cewek. Kita kudu jaga sikap, jaga kata-kata, sampai jaga cara berpakaian. Habis, kalau lagi ngumpul, cewek itu bisa saja saling mengeluarkan komentar sadis. Kalau sudah ketemu satu hal yang bisa dicela, bisa saja langsung ditimpali, lalu tersebar ke seluruh penjuru.

Saking kuatnya sisterhood, bisa saja anggota kelompok ‘dipaksa’ membenci satu musuh salah satu anggota. Entah bagaimana, secara refleks, musuh satu orang adalah musuh semua. Hiii… (Siterhood become devilhood, aha!)

Nah, kalau itu, sih, saya nggak ikutan. Selama saya nggak bermasalah sama orang yang bersangkutan, saya nggak akan ikutan memusuhi. Hal itu sudah menjadi prinsip saya dan selama ini saya baik-baik saja. I’m, good… 😛 kekekeeee…

Spicy tounge

Masih ada lagi! Namanya juga cewek, pastinya akrab sama gosip. Setiap ada cerita baru, dalam hitungan jam, bisa saja langsung tersebar. Kalimat saktinya, sih, jangan bilang siapa-siapa. Tapi kalau semua orang mengatakan hal itu setiap cerita, jadinya sama-sama tahu tapi pura-pura nggak tahu (konyol, deh!).

Kita belum officially diterima kalau sampai nggak tahu gosip terbaru yang lagi hot. Jadilah orang akan berlomba-lomba mencari informasi terbaru dari orang bersangkutan dan yang terkait. Bahkan, banyak cara dihalalkan, mulai dari yang wajar sampai licik, dalam menggali informasi. Kalau sampai tahu gosip the latest, wah, bisa jadi bintang dadakan kita, (baca: jumpa fans) hehehe…

Watch out!

Makanya, hati-hati, kalau kerja di kantor mayoritas cewek, susah banget nyari teman yang benar-benar (tulus) baik dan bisa dipercaya karena setiap orang bisa menjadi back stabber. Hiii…

Ciri-cirinya, ngomong di depan dan di belakang orang yang sama bisa jadi lain. Nah, saya paling sering BeTe sama tipe yang kayak gini. Mungkin, karena saya tipe orang yang akan ngomong langsung sama orang yang bersangkutan kalau ada hal-hal yang mengganjal. Habis, ada masalah, yah, diselesaikan, dong! Emang kalau diomongin doang bisa beres? 😛

Nah, ada sedikit bayangan, kan, ‘medan laga’ tempat saya bekerja? Ihihihiii…

Advertisements

2 thoughts on “Mean Girls…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s