(Lagi-lagi) Perbedaan Sudut Pandang

Di perempatan dekat rumah saya, ada satu pengemis yang suka meminta-minta di lampu merah. Pengemis itu cacat, jari-jari di salah satu tangannya nggak sempurna, berusia cukup tua, mungkin 30-40 tahunan. Hal yang menarik darinya adalah dia selalu memasang tampang ceria dan tersenyum selalu. Sejak pertama melihatnya, saya sudah memperhatikan karena dia terlihat berbeda dibandingkan pengemis lain yang pernah saya jumpai. Meskipun nggak pernah memberi—karena prinsip, saya suka mengamatinya. Di dalam sudut pandang saya, pengemis itu terlihat masih menghargai hidupnya. Dia memang hidup dari mengemis, tapi dia tidak memasang tampang memelas dan ingin dikasihani seperti pengemis lain yang biasa saya temui.

Itu dari sudut pandang saya….

Sampai suatu ketika, saya berangkat ke kantor dari rumah bersama ayah saya. Tiba di perempatan itu, ayah saya mengemukakan pendapatnya yang nggak suka dengan pengemis itu karena suka cengengesan. “Sudah minta-minta, masih cengengesan, bukan bikin orang kasihan malah jadi terlihat tengil,” demikian kata ayah saya.

Waktu itu, awalnya, saya cuma diam, mencoba mencerna. Hmm, lagi-lagi masalah perbedaan sudut pandang. Di akhir tahun lalu, saya juga pernah menulis mengenai masalah sudut pandang ini, tapi dengan masalah yang berbeda. Kita memang sering banget terjebak dalam pertengkaran atau perkelahian karena perbedaan masalah sudut pandang ini. Kalau nggak mau saling mengalah dan mencoba melihat dari sudut yang berbeda, maka akan terjadi konflik.

Beberapa saat, setelah ayah saya selesai berkomentar, saya mengutarakan pendapat saya. Ketika selesai mendengarkan, dia pun berkata lagi, “Iya, juga, yah. Pendapat kamu ada benarnya. Papa nggak kepikiran sampai sana.”

Nah, andai saja setiap kali bertemu masalah dan perbedaan pendapat kita bisa berusaha saling mendengarkan dan memahami. Mungkin, konflik dan pertengkaran bisa kita hindari. Terlebih lagi, setiap orang itu pasti punya pendapat dan cara pikir masing-masing yang nggak selalu sama, bukan?

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s