kesabaran, janji, dan kecewa lagi

Sabar itu ada batasnya. Selama ini, saya sering mendengar kalimat itu tanpa memaknainya karena saya cenderung terbiasa menahan emosi. Saya seringkali menahan amarah atau rasa tidak suka saya dalam hati tanpa merasa perlu mengungkapkannya. Bukan apa, saya hanya malas beradu argumen dengan orang lain. Selama masih bisa saya simpan dan menghindari konflik, mengapa harus cari ribut, demikian pikir saya.

Eh, tapi bukan berarti saya pasif dan pengalah. Tetap ada hal-hal prinsip yang saya perjuangkan sampai mati, he he he… Saya pengalah dalam hal-hal yang menurut saya sepele, seperti menentukan tempat pergi, mau makan apa, atau kapan. Saya pun cenderung mengiyakan tiap ajakan jika memang keadaan memungkinkan.

Pada prinsipnya, saya mendahulukan yang membuat janji pertama. Kecuali ada urgensi mendadak, saya urung membatalkan atau mengingkari janji. Sejak dulu, saya selalu memegang teguh janji dan percaya janji adalah hutang yang harus dilunasi. Makanya, saya nggak akan berjanji jika belum yakin akan dapat memenuhi.

Sayangnya, nggak semua orang memiliki prinsip seperti saya dan karenanya, saya sering kecewa. Bayangkan kesalnya, ketika saya sudah meluangkan waktu dan mengosongkan jadwal, seseorang mendadak membatalkan janji dan menyebabkan saya jadi tidak punya kegiatan apa-apa. Uugh!

Terlebih lagi, waktu merupakan harta yang tak dapat kembali dan tak dapat dibeli. Ketika seseorang bersedia meluangkan waktu untuk kita, sedianya kita menghargai itu. Maka dari itu, orang yang tidak bisa dipegang janjinya pun langsung turun derajat di mata saya. Bagaimana mereka bisa mengharap dihargai jika mereka tidak bisa menghargai waktu orang lain?

Beberapa waktu lalu, saya pun menelan kecewa ketika sahabat saya sendiri yang tidak bisa dipegang janjinya. Kesabaran saya habis dan saya marah akibat perasaan kecewa dan tidak dihargai. Mungkin, hal yang sepele bagi mereka penting buat saya, tidakkah mereka memikirkan itu?

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s