Apa kabar kantor pos kita?

Kebetulan sekali. Akhir minggu lalu, saya baru saja mengirim kartu pos untuk beberapa teman dan keesokan harinya (hari Minggu) saya membaca mengenai PT. Pos Indonesia di harian Kompas.

Ide mengirimkan kartu pos berawal dari twitter iseng saya ketika rindu mengirim kabar melalui pos. Dulu, saya cukup sering mengunjungi kantor pos untuk mengirim surat, kartu pos, maupun kuis berhadiah. Namun, kegiatan itu sudah lama tidak saya lakukan karena zaman sekarang lebih praktis berkirim kabar melalui SMS atau telepon, bahkan dengan BBM.

Karena itu, saya iseng men-twit tentang kerinduan saya mengirim kartu pos. Tanpa saya duga, ternyata, beberapa teman merespon twit tersebut dan berharap dikirimi kartu pos.

Dari respon sederhana itulah, saya berkeliling mencari kartu pos yang lucu dan menarik untuk dikirim. Wah, ternyata zaman sekarang, sulit sekali mendapatkannya! Mentok-mentok hanya gambar pemandangan or ‘iklan’ pariwisata.

Akhirnya, saya teringat koleksi kartu pos yang saya kumpulkan sejak dulu. Setelah menyempatkan diri membongkar laci dan lemari, saya menemukan kartu pos yang dimaksud!

Namun, kartu pos yang saya temukan sudah berkurang jauh dari apa yang saya miliki sebelumnya. Sisanya, tercecer entah di mana. Sedih juga mengingatnya.

Kembali lagi kepada topik kantor pos…

Lebih sedih mengingat orang sekarang yang sudah hampir tidak pernah menginjakkan kaki lagi di kantor pos. Berkirim kabar lebih sering dilakukan melalui telepon, terlebih harga ponsel dan pulsa yang semakin murah. Belum lagi, keberadaan internet juga mempermudah komunikasi. Jarak yang ada tak lagi terasa.

Saya lalu bertanya-tanya apakah kantor pos akan bertahan?

Ternyata jawabannya saya temukan setelah saya membaca harian Kompas Minggu itu. Memang pengiriman surat, kartu pos, bahkan wesel sudah menurun jauh, tetapi dengan berkembangnya media online dan lazimnya online shopping, kantor pos disibukkan oleh…. pengiriman paket. Yap, kantor pos sekarang lebih disibukkan oleh pengiriman-pengiriman paket!

Advertisements

4 thoughts on “Apa kabar kantor pos kita?

  1. Yup, kantor memang sudah mulai ditinggalkan, bahkan kotak orange bertuliskan “Kotak Pos” pun sudah sangat jarang kita temui.Tapi biarpun bgitu bagi masyarakat yg tinggal di daerah yg masih sulit mncari bank, pos dengan layanan weselnya sangat membantu masyarakat di daerah terpencil.hehe apaun fungsinya sekarang, kantor pos telah memainkan peranan penting dalam puluhan tahun perjalanannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s