my childhood bestfriend is getting married!

Bersahabat dengan Intan tidak pernah mudah. Tapi mengapa saya tetap bertahan dan persahabatan kami sudah berusia lebih dari separuh usia kami? Seorang sahabat tidak selalu mengatakan apa yang ingin kita dengar, dia lebih sering mengatakan apa yang orang lain takut kita dengar. Sebuah kejujuran yang kadang menyakitkan memang.

Seperti itulah persahabatan kami. Sifat yang tidak mirip tidak menjauhkan kami, tetapi membuat kami belajar memahami satu sama lain. Sepanjang persahabatan kami, tidak jarang pertikaian terjadi, namun pada akhirnya, kami akan kembali saling memaafkan karena, pada dasarnya, kami peduli dan menyayangi satu sama lain.

Namanya manusia, tentu saja Intan juga banyak kekurangan, demikian halnya dengan saya. Ada beberapa keputusan dan tindakannya yang, kadang, tidak dapat saya pahami. Selain itu, seiring berjalannya waktu, kesibukan menumbuhkan jarak di antara kami. Namun, lagi-lagi, hal itu tidak dapat menjauhkan dan memutuskan hubungan kami.

Hingga beberapa waktu lalu, tiba-tiba dia mengatakan akan segera menikah dan meminta saya menjadi bridesmaid-nya. Walaupun persiapannya tidak seperti bayangan saya ketika membayangkan salah satu dari sahabat saya akan menikah (Baca: saya tidak terlalu terlibat dalam persiapannya). Lamarannya saja saya nggak tahu. Sebagai bridesmaid saja saya baru tahu detail pestanya seminggu sebelum hari-H. Rapat juga hampir selalu kelupaan diajak or sekalinya diajak sayanya yang nggak bisa. ~woo, ini saya bridesmaid yang buruk atau memang cuma ‘judulnya’ saja bridesmaid~

Despite of all, saya turut bahagia untuk Intan. Menikah di usia 25 tahun adalah target hidupnya, meskipun akhirnya tidak terpenuhi karena di usia tersebut dia malah baru putus, setidaknya tidak meleset terlalu jauh. Ada banyak masalah dalam keluarganya yang menyebabkan dia ingin segera menikah dan membangun keluarga sendiri. Saya, meskipun tidak berpikir menikah adalah solusi dari segala masalahnya, tetap mendoakan semoga keputusannya untuk menikah membawanya pada kebahagiaan.

Sekarang, 4 hari lagi menuju hari-H. Saya semakin merasakan mules di perut (in a good way), antara tidak sabar tapi tidak ingin segera tiba hari-H. Di antara 5 sahabat yang saya panggil Gals, Intan-lah yang pertama akan menikah. Dan, kami berlima (minus Intan) justru akan datang tanpa didampingi pasangan masing-masing alias jomblo, he he he. Eh, yang satu ada pacar deh, tapi nun jauh di sana πŸ˜› Makanya, rasanya tidak tergambarkan deh, sahabat sejak kecil saya akan menikah!

me & intan years ago

Advertisements

One thought on “my childhood bestfriend is getting married!

  1. aku tahu siapa yang pacarnya nun jauh di sana. πŸ˜€
    semoga temanmu, Intan, memang mantap di langkahnya ini dan menemukan inti dari kehidupan yang (mungkin) selama ini dicarinya. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s