another candles to blow, make a wish…

Dulu, saya suka ulang tahun. Hari ulang tahun menjadi momen yang saya nantikan karena itu hari di mana saya merasa menjadi ‘ratu’ sehari.Kue, tumpukan hadiah, ucapan selamat yang membanjiri, orang-orang yang berkumpul, semua untuk saya.

Semakin dewasa, saya merasa ulang tahun tidak lagi menjadi hari yang paling saya nanti-nantikan. Selain hadiah yang semakin berkurang setiap tahunnya πŸ˜› pertambahan usia juga menjadi ‘momok’ tersendiri bagi saya. Ada tuntutan dan tanggung jawab yang akan selalu bertambah seiring bertambahnya usia. Saya merasa begitu.

Hari ini, usia saya kembali bertambah. Tak ada yang istimewa selain SMS yang terus berdatangan, notifikasi di Twitter dan Facebook yang lebih banyak dari biasanya, dan keluarga (plus teman-teman dekat) yang berkumpul.

Akan tetapi, beberapa tahun belakangan yang menarik perhatian saya adalah memperhatikan satu per satu ucapan selamat yang datang dengan berbagai cara. Jika isinya standar yasudalah–biasanya sih, ucapan dari orang-orang yang sekedar buka Facebook dan melihat reminder saya ber-ulang tahun baru tahu, he he he… Kalau orang yang dekat dengan kita, akan lebih mengena isinya dan menghangatkan hati, bikin saya senyum-senyum sendiri.

Di usia saya sekarang, kebanyakan mendoakan kesuksesan karier dan jodoh. Yah, saya sih, pasrah saja menerimanya. Cukup diamini sambil diberi senyumana manis. Saya percaya, ada waktunya saya akan bahagia dengan karier dan jodoh saya. Tapi, ya, semakin banyak doa, mudah-mudahan semakin mewujud kebahagiaan itu.

Despite of all

Saya hargai semua usaha orang-orang yang sudah meluangkan waktu untuk mengetik ucapan selamat untuk saya πŸ™‚

Plus…

Berulang tahun cuma selang sehari setelah tahun baru, bagi saya, adalah pengingat bahwa saya tidak akan pernah melalui segala sesuatunya sendiri. Banyaknya perhatian yang saya terima dari orang-orang di sekeliling akan menjadi pegangan saya untuk melalui hari-hari di tahun yang baru.

So, let’s blow the candle and make a wish…

Pic: here

Saya tidak meminta banyak tahun ini. Saya hanya ingin diberikan petunjuk, jalan menuju bahagia kembali πŸ™‚

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

3 thoughts on “another candles to blow, make a wish…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s