i’m a logical minded

“Hidup lo emang nggak pernah mudah, cuma lo selalu punya cara membuat semuanya jadi mudah…”

Beberapa tahun lalu, seorang sahabat pernah mengatakan hal demikian kepada saya. Dia mungkin tidak sadar betapa besar efek kalimatnya tersebut bagi saya hingga saat ini.

Saya bukannya suka menggampangkan atau membuat mudah semua masalah. Saya hanya bukan tipe orang yang senang berlarut-larut dalam masalah atau kesedihan.

Kenapa?

Karena, saya hanya tidak suka membuang-buang waktu untuk hal yang saya anggap tidak perlu. Bagi saya, waktu yang sudah berlalu tidak dapat kembali lagi, jadi untuk apa melihat ke belakang terus? Akan lebih baik kita fokus terhadap waktu yang masih berjalan dan yang akan datang.

Jika ada masalah atau kesalahan di waktu yang lalu, daripada menyesali dan larut lama-lama, lebih baik diperbaiki di waktu yang akan datang. Simpel logic, kan?

Di sisi lain, saya percaya masih punya kemungkinan besar menjadi The Hopeless Romantic in relationship thingy. Untungnya, lagi-lagi, porsi logika saya lebih kuat sehingga saya tidak pernah terjebak dalam hubungan yang tidak bahagia, mengawang-awang, dan patah hati berlama-lama.

Saya selalu serius dalam setiap hubungan yang saya jalani, baik itu personal maupun hubungan kerja. Saya akan berusaha sampai titik darah terakhir untuk membuat hubungan saya berhasil. Namun, jika di pihak lain sudah menyerah atau tidak memberikan hubungan yang seimbang, masa mau saya paksakan? Karenanya, saya tidak keberatan memilih menjadi ‘penjahat’ yang memutuskan hubungan tidak sehat tersebut terlebih dahulu.

Demikian halnya, dalam memulai suatu hubungan. Saya tidak bisa dengan mudahnya memutuskan. Saya akan menimbang dan memikirkan masak-masak. Idealnya, saya tidak ingin memulai sesuatu jika saya tidak yakin akan berhasil. Jadi, jika di satu titik harus berakhir kembali, saya tidak akan menyesalinya karena merasa terburu-buru memutuskan.

Tapi sedihnya, karena pemikiran saya itu, orang seringkali menganggap saya dingin dan heartless, padahal saya hanya terlalu banyak menggunakan porsi logika dalam kepala saya.

Itu saja kok, titik.

 

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s