what’s left from new year’s eve

It only happens once a year: New Year’s Eve. It’s a time when hopeless can be romantic, and a resolution can become a revelation. And when one night can change everything.

Beberapa waktu lalu, saya menonton New Year’s Eve. Sebenarnya, akan lebih tepat jika kita menonton film ini sebelum tahun berganti karena maknanya akan lebih berarti. Tapi, tetap saja saya merasa tersentil dengan beberapa adegan dan dialog dalam film ini.

Merangkum kehidupan beberapa orang dalam kota New York yang sibuk menjelang pergantian tahun. Semua memiliki masa lalu, penyesalan, masalah, dan harapan di penghujung tahun. Plot-nya mirip dengan Valentine’s Day dengan banyak tokoh yang saling bersinggungan secara tidak langsung.

Ada satu tokoh bernama Inggrid yang diperankan oleh Michelle Pfeiffer yang menjadi perhatian saya. Dia wanita paruh baya, tidak diceritakan apakah memiliki keluarga atau tidak—saya rasa dia single, terjebak dalam hidup monoton dan pekerjaan yang tidak bahagia.

Dia menjadikan momen pergantian tahun untuk membuat resolusi hidup baru yang, saya duga, sebelum-sebelumnya resolusi itu hanya menjadi kalimat di atas secarik kertas saja. Lalu, seorang pemuda, kurir di kantornya, bersedia membantu mewujudkan satu per satu resolusinya dengan imbalan tiket pesta tahun baru bergengsi. Maka, cerita mereka bergulir menjadi sebuah pengalaman menyenangkan dan, secara tidak langsung, mengubah pandangan hidup Inggrid.

It’s all happens in one night!

Saya merasa banyak dari kita yang sering menunda-nunda hal yang benar-benar ingin kita lakukan dengan alasan, “Ah, masih muda. Masih banyak waktu”, “Ah, masih ada setahun lagi untuk memenuhinya…” Tahun yang baru akan selalu ada.

Tanpa terasa, sekian tahun kita terjebak menjalani hidup yang tidak benar-benar kita sukai, melakukan pekerjaan yang tidak benar-benar ingin kita lakukan, sampai tidak menyadari kalau kita tidak bahagia. Ketika sadar, semua rasanya terlambat dan penyesalan selalu datang belakangan.

Mumpung masih awal tahun, Januari belum berlalu, saya harap tahun ini saya juga bisa menjadi ‘Inggrid’. Tidak takut mengambil keputusan untuk bahagia!

Berikut ada beberapa quotes yang juga oke dari Claire (Jennifer Garner):

It’s suspended there to remind us before we pop the champagne and celebrate the New Year, to stop and reflect on the year that has gone by. To remember both our triumphs and our missteps – our promises made, and broken. The times we opened ourselves up to great adventures – or closed ourselves down, for fear of getting hurt. Because that’s what New Year’s is all about: getting another chance. A chance to forgive, to do better, to do more, to give more, to love more. And stop worrying about ‘what if’ and start embracing what would be. So when that ball drops at midnight – and it will drop – let’s remember to be nice to each other, kind to each other. And not just tonight but all year long.

Remember, second chances don’t expire until midnight.

 Pic:  google

Advertisements

Author: putrikatak

Love to write and live by writing. Like frogs, stars, rains, and the color of blue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s